S E L E S A I
14 Agustus 2018.
sedikit mundur dari target yang pernah ditulis tetapi tetap merasa bersyukur bahwa segalanya ini bisa terjadi karena Allah beri kekuatan untuk menyelesaikannya.
tidak banyak yang tau perjuangan dibalik penyusunan skripsi ini seperti apa kebanyakan orang tau hanya ketika jadwal sudah tertempel di akademik.
aku tau bukan hanya aku tetapi teman teman lain juga pasti merasakan bagimana susahnya menyusun skripsi hingga benar2 dapat diujikan. mulai dari proposal, penelitian, pengolahan data penulisan sampai pada revisi yang kemudian layak untuk masuk meja akademik untuk dipertanggung jawabkan didepan penguji.
perjuangan yang sebenarnya biasa karena memang semua yang disebut mahasiswa harus melewatinya.
dulu ketika teman-teman lain sudah selesai penelitian dan aku masih sibuk ngurusin praktikum ada rasa gelisah yang luar biasa, dalam hati berkata sepertinya harus sedikit mengundurkan target karena diposisi sudah memasuki semester 8 tetapi penelitian belum selesai bahkan baru terlaksana 20% dimana pada semester yang sama masih memiliki tanggungan untuk sidang pkl dan mengampu 3 matakuliah praktikum. akhirnya sedikit mulai berfikir logis untuk mengundurkan terget. baiklah mungkin wisuda Februari tidak masalah
setiap ditanya orang mau wisuda kapan selalu hanya aku jawab emmm kapan2
tetapi meski sudah memberi pengertian pada diri sendiri tidak masalah jika terget harus mundur disaat seperti itu bukan berarti berhenti berusaha untuk memperjuangan.
tetap mengusahakan selalu membeca penelitian2 yang memiliki tema yang sama, mencari jurnal untuk referensi.
setelah semester 8 memasuki masa UTs yang itu tandanya sudah setengah perjalanan dari emester 8 terlewati, saya dan team penelitian bersepakan untuk memulai penelitian dan siap dengan segala resiko yang harus diambil. karena saat itu masih ada 2 mata kuliah pilihan yang belum berjalan, beruntungnnglah permasalahan dengan PKL sudah selesai karena mendapat jadwal sidang di awal.
dan hari-hari selama mid dan setelah mid selalu disibukan dengan penelitian. berangkat pagi pulang petang. kehidupan setelah mid semester adalah kehidupan yang sangat luar biasa dalam tuntutan manajemen waktu, penelitian harus jalan, praktikum harus jalan, pencarian litaratur harus jalan dan ditambah kehidupan di asrama juga harus seimbang.
bulan mei 3 ornang teman angkatanku sudah wisuda 1 diantaranya adalah teman satu asisten dan dua diantaranya adalah teman satu kelompok saat ppsmb. dalam hati sangat terkagum dengan mereka kenapa bisa secepat itu, tapi aku percaya setiap orang punya waktunya masing2.
dan Allah benar-benar memberi kekuatan yang luar biasa terasa di masa-masa seperti itu, waktu tidur dan pola makan yang kacau ternyata tidak menimbulakn masalah yang berarti, selama semester 8 alhamdulillah selalu diberi kesehatan dan justru jarang sekali sakit..
akhirnya waktuku tiba juga 7Agustus 2018 jadwalku keluar juga meskipun hanya berselang 1 hari dari pengumpulan bandel meskipun sedikit kaget tetapi usru hal itu yang meberi cambuk untuk diri sendiri supaya lebih serius dalam mempersiapkan sidang yang tadinya masih banyak malesnya semenjak saat itu makan dan tidur rasanya gak nyaman banget bahkan saking stresnya sampai sampai asam lambung naik dan benar2 gak bisa makan nasi selama dua hari (lebay bgt emang). ternyata semua gak smengerikan apa yang aku takutkan sidang berjalan lancar justru didalam ruangan banyak sekali kejadian hal-hal lucu.
terimakasih untuk semua orang yang telah memberikan banyak dukungan dan semangat selama ini. untuk kalian yang sedang berjuang menguatlah dan jangan pernah menyerah kita pasti punya waktunya masing-masing jangan khawatir. iringi setiap usaha dengan doa karena sekuat papaun kemampuan kita kita tetap manusia yang lemah.
draf yang akhirnya terpublikasikan
sedikit mundur dari target yang pernah ditulis tetapi tetap merasa bersyukur bahwa segalanya ini bisa terjadi karena Allah beri kekuatan untuk menyelesaikannya.
tidak banyak yang tau perjuangan dibalik penyusunan skripsi ini seperti apa kebanyakan orang tau hanya ketika jadwal sudah tertempel di akademik.
aku tau bukan hanya aku tetapi teman teman lain juga pasti merasakan bagimana susahnya menyusun skripsi hingga benar2 dapat diujikan. mulai dari proposal, penelitian, pengolahan data penulisan sampai pada revisi yang kemudian layak untuk masuk meja akademik untuk dipertanggung jawabkan didepan penguji.
perjuangan yang sebenarnya biasa karena memang semua yang disebut mahasiswa harus melewatinya.
dulu ketika teman-teman lain sudah selesai penelitian dan aku masih sibuk ngurusin praktikum ada rasa gelisah yang luar biasa, dalam hati berkata sepertinya harus sedikit mengundurkan target karena diposisi sudah memasuki semester 8 tetapi penelitian belum selesai bahkan baru terlaksana 20% dimana pada semester yang sama masih memiliki tanggungan untuk sidang pkl dan mengampu 3 matakuliah praktikum. akhirnya sedikit mulai berfikir logis untuk mengundurkan terget. baiklah mungkin wisuda Februari tidak masalah
setiap ditanya orang mau wisuda kapan selalu hanya aku jawab emmm kapan2
tetapi meski sudah memberi pengertian pada diri sendiri tidak masalah jika terget harus mundur disaat seperti itu bukan berarti berhenti berusaha untuk memperjuangan.
tetap mengusahakan selalu membeca penelitian2 yang memiliki tema yang sama, mencari jurnal untuk referensi.
setelah semester 8 memasuki masa UTs yang itu tandanya sudah setengah perjalanan dari emester 8 terlewati, saya dan team penelitian bersepakan untuk memulai penelitian dan siap dengan segala resiko yang harus diambil. karena saat itu masih ada 2 mata kuliah pilihan yang belum berjalan, beruntungnnglah permasalahan dengan PKL sudah selesai karena mendapat jadwal sidang di awal.
dan hari-hari selama mid dan setelah mid selalu disibukan dengan penelitian. berangkat pagi pulang petang. kehidupan setelah mid semester adalah kehidupan yang sangat luar biasa dalam tuntutan manajemen waktu, penelitian harus jalan, praktikum harus jalan, pencarian litaratur harus jalan dan ditambah kehidupan di asrama juga harus seimbang.
bulan mei 3 ornang teman angkatanku sudah wisuda 1 diantaranya adalah teman satu asisten dan dua diantaranya adalah teman satu kelompok saat ppsmb. dalam hati sangat terkagum dengan mereka kenapa bisa secepat itu, tapi aku percaya setiap orang punya waktunya masing2.
dan Allah benar-benar memberi kekuatan yang luar biasa terasa di masa-masa seperti itu, waktu tidur dan pola makan yang kacau ternyata tidak menimbulakn masalah yang berarti, selama semester 8 alhamdulillah selalu diberi kesehatan dan justru jarang sekali sakit..
akhirnya waktuku tiba juga 7Agustus 2018 jadwalku keluar juga meskipun hanya berselang 1 hari dari pengumpulan bandel meskipun sedikit kaget tetapi usru hal itu yang meberi cambuk untuk diri sendiri supaya lebih serius dalam mempersiapkan sidang yang tadinya masih banyak malesnya semenjak saat itu makan dan tidur rasanya gak nyaman banget bahkan saking stresnya sampai sampai asam lambung naik dan benar2 gak bisa makan nasi selama dua hari (lebay bgt emang). ternyata semua gak smengerikan apa yang aku takutkan sidang berjalan lancar justru didalam ruangan banyak sekali kejadian hal-hal lucu.
terimakasih untuk semua orang yang telah memberikan banyak dukungan dan semangat selama ini. untuk kalian yang sedang berjuang menguatlah dan jangan pernah menyerah kita pasti punya waktunya masing-masing jangan khawatir. iringi setiap usaha dengan doa karena sekuat papaun kemampuan kita kita tetap manusia yang lemah.
draf yang akhirnya terpublikasikan
Komentar
Posting Komentar