BERDAMAI
kamu tau kenapa seseorang menjadi begitu mudahnya mengatakan sesuatu?
itu karena didalam hatinya tidak ada beban apapun yang menahnnya
semua terasa begitu bebas begitu mudah dan begitu lepas
pernah gak sih ngerasa dalam hati ngebatin
"knp dia mengatakan itu dengan mudahnya"
sedangkan kita sebagi penerima perkataan itu merasa sesak sampai hampir susah bernafas
tapi orang tersebut merasa biasa-biasa aja bahkan dia merasa tidak ada yang salah dari apa yang dia katakan
percayalah sejujurnya apa yang dia lakukan memang tidak sepenuhnya salah
itu ungkapan hatinya itu luapan perasaanya
dan sekitar beberapa menit lalu saya baru saja melakukannya
saya dengan begitu mudah mengatakan hal yang memang hati saya rasakan hati saya kehendaki
tetapi lawan bicara saya menerimanya begitu dalam
dia mengartikan bahwa apa yan saya lakukan adalah sesuatu yang tidak adil
dan itu sama persis seperti apa yang saya rasakan sekitar satu minggu yang lalu
dimana saya merasa tidak adil dengan apa yang seseorang katakan
tapi hari ini saya melakukannya
saya hanya ingin mencoba bersikap adil terhadap diri saya
saya tidak mau membohongi perasaan saya
hal yang membuat saya tersadar bahwa perasaan memang tidak pernah bisa dipaksakan
begitupun dengan seseorang yang bebrapa waktu lalu mengatakan hal yang sama
saya akhirnya menemukan jawabannya melalui diri saya sendiri
"saya tidak pernah menginginkan orang itu hadir didalam hidup saya'
begitu mungkin kiranya apa yang saya rasakan dan apa yang kamu juga rasakan :)
saya ingin orang tersebut pergi dan mungkin itu juga yang kamu rasakan
saya bisa melalui semuanya sendiri dan mungkin begitu pula yang kamu rasakan
meski dalam sudut lain dalam hati saya merasakan sesuatu yang berbeda
"tapi aku masih menginginkanmu.. kamu... bukan dia"
itu karena didalam hatinya tidak ada beban apapun yang menahnnya
semua terasa begitu bebas begitu mudah dan begitu lepas
pernah gak sih ngerasa dalam hati ngebatin
"knp dia mengatakan itu dengan mudahnya"
sedangkan kita sebagi penerima perkataan itu merasa sesak sampai hampir susah bernafas
tapi orang tersebut merasa biasa-biasa aja bahkan dia merasa tidak ada yang salah dari apa yang dia katakan
percayalah sejujurnya apa yang dia lakukan memang tidak sepenuhnya salah
itu ungkapan hatinya itu luapan perasaanya
dan sekitar beberapa menit lalu saya baru saja melakukannya
saya dengan begitu mudah mengatakan hal yang memang hati saya rasakan hati saya kehendaki
tetapi lawan bicara saya menerimanya begitu dalam
dia mengartikan bahwa apa yan saya lakukan adalah sesuatu yang tidak adil
dan itu sama persis seperti apa yang saya rasakan sekitar satu minggu yang lalu
dimana saya merasa tidak adil dengan apa yang seseorang katakan
tapi hari ini saya melakukannya
saya hanya ingin mencoba bersikap adil terhadap diri saya
saya tidak mau membohongi perasaan saya
hal yang membuat saya tersadar bahwa perasaan memang tidak pernah bisa dipaksakan
begitupun dengan seseorang yang bebrapa waktu lalu mengatakan hal yang sama
saya akhirnya menemukan jawabannya melalui diri saya sendiri
"saya tidak pernah menginginkan orang itu hadir didalam hidup saya'
begitu mungkin kiranya apa yang saya rasakan dan apa yang kamu juga rasakan :)
saya ingin orang tersebut pergi dan mungkin itu juga yang kamu rasakan
saya bisa melalui semuanya sendiri dan mungkin begitu pula yang kamu rasakan
meski dalam sudut lain dalam hati saya merasakan sesuatu yang berbeda
"tapi aku masih menginginkanmu.. kamu... bukan dia"
Komentar
Posting Komentar